Archive

Archive for the ‘Networking’ Category

EoIP inside IP Tunnel on Mikrotik Router (Transparant Bridge)

August 1st, 2010

Menangapi banyaknya pertanyaan lewat YM pada artikel sebelumya mengenai Ethernet Over IP (EoIP) Pada Mikrotik Router, Pada artikel ini saya akan membahas bagaimana membuat tunnel EoIP over a PPtP connection, dalam kata lain EIoP dilakukan di dalam koneksi PPtP (VPN) yang kemudian di Bridge dengan Local Network. Dengan cara seperti ini kita serasa memiliki jaringan Lokal (Bridge) di dalam VPN yang Secure melalui Internet. Gambarannya seperti ini…

EoIP pada Mikrotik merupakan cara bridging ethernet traffic over a routed public network.  Kendala utama ketika mengunakan EoIP sebagai VPN yaitu tidak data not encrypted.

Okey.. Langsung saja saya mencoba menjelaskan bagaimana melakukan setting EiOP over secure PPtP tunnel, kali ini saya menggunakan Mikrotik RouterOS V5 beta 5. Read more…

Internet, Linux, Mikrotik, Networking ,

Mozilla Firefox 4

July 31st, 2010

titleBagi yang doyan dengan internet, Pasti sudah tak asing dengan si “Rubah Api” Mozilla Firefox. Browser yang telah digunakan oleh lebih dari 365 Juta orang ini akan ahir tahun ini akan mengeluarkan versi ke 4 nya. Bagi yang penasaran ingin mencicipi kehebatannya dapat men- download Mozilla Firefox 4.0 Beta 2 di SINI. Fitur2 baru Firefox versi 4 beta 2 diantaranya

WebSockets: Untuk membuat real-time online interactions seperti gaming and chatting
Retained layers: Experience super fast scrolling on complex web pages
XPCOM, Stylin’ Pages with CSS3, HTML5 Support, Web Console, JetPack SDK (For Making Add-On Development Easier), Indexed DB dan Crash Protection. selain itu di Firefox 4 Beta terdapat Feedback Add-on untuk memberikan report berdasarkan Uji coba User.

Selama 2 minggu saya memakai Mozilla Firefox versi 4 beta 2,  hanya ada satu bug yang saya temukan, yaitu tidak bekerjanya plug-in windows media player ( Seperti yang terdapat di blog ini)  sedangkan plugin & add-on lain (dari versi sebelumnya) berjalan normal Read more…

Internet, Software

PCQ Bandwidth Management Di Mikrotik

February 2nd, 2010

Bandwidth management di Mikrotik dengan metode PCQ (Per Connection Queue) prinsipnya menggunakan metode antrian/Queue untuk menseimbangkan bandwidth yang dipakai pada multiple client. Misalkan kita punya bandwidth internet sebesar 5 Mbps, dan kita akan membagi bandwidth itu untuk 20 PC, maka ketika semua PC tersebut terpakai, maka setiap PC akan mendapatkan bandwidth sebesar 5Mbps/10 = sekitar 512kbps, tetapi pada saat komputer yang terpakai hanya 5 buah, maka masing-masing pc secara otomatis akan mendapatkan bandwidth sebesar 5Mbps/5 = 1Mbps. sehingga keseluruhan bandwidth bisa terpakai secara optimal..
Untuk konfigurasi di mikrotik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Eth1= Ethernet lokal ke client dengan IP: 192.168.88.0/27
Eth2= Ethernet ke Internet dengan IP: 203.152.xxx.xxx Read more…

Internet, Linux, Networking

Memanfaatkan Koneksi Speady Dynamic untuk Share Web Server

February 23rd, 2009

SEBELUM AHIRNYA PINDAH HOSTING IIX (Judul Sebenarnya)

Sudah hampir satu bulan website ini terasa lambat dan sering down, yang dikarenakan server US tempat menghosting web blog ini mengalami gangguan, ahirnya terselamatkan juga :)  Sempat kawatir kalo data tidak bisa di selamatkan, karena akses ke database susah sekali, tetapi untunglah walaupun butuh waktu dua hari ahirnya mysql berhasil di backup.
Setelah database di tangan, sempat kepikiran untuk memanfaatkan koneksi internet di rumah untuk share web server darurat. Tapi timbul masalah ternyata koneksi Speedy yang ada tidak memiliki IP tetap (Dynamic). Wah repot juga kalau mau diakses secara Global (www, ftp, telnet, dan lain-lain) dan memiliki Domain Sendiri.
Tapi untunglah, setelah buka-buka settingan modem ternyata modem TP-Link yang saya pakai mendukung fitur Dynamic DNS (DDNS) dan juga NAT dan Forwarding. Jadi Pasti Bisa di manfaatin.
Hal pertama yang harus dilakukan yaitu mendaftar dulu di situs penyedia Dynamic DNS, Pilih yang gratis aja seperti di www.dyndns.com.
Terdapat puluhan pilihan subdomain yang sudah tersedia di dyndns.com serta dapat updating secara berkala supaya domain selalu mengenali ip speedy anda yang selalu berganti karena bersifat dinamis. Nah buat yang pingin coba Langkah-langkah mendaftarnya & settingnya adalah sebagai berikut:

1. buka url ini di browser anda https://www.dyndns.com/account/create.html
2. Isi Form pendaftaran dan lakukan konfirmasi melalui email Anda tadi, dan klik url yang ada didalam nya untuk mengaktivkan account anda.
3. bila sudah aktivasi, account anda akan langsung aktif
4. lakukan login ke dydns dengan user dan password anda, klik pada My Services yang terletak pada pojok atas kanan dan pilih menu Add Host Services, kemudian klik Add Dynamic DNS Host.
- misal pada hostname anda isian : serverdarurat
- Kemudian dengan pilihan domain : blogdns.net
- Kemudian klik Add Host
- Sekarang anda sudah punya account baru http://serverdarurat.blogdns.net/  lanjutkan langkah berikutnya ok.!
5. Setting Modem anda.
- Login ke modem dan masuk ke menu Advanced Setup > DNS > Dynamic DNS
- Isi data sesuai waktu registrasi di DynDNS, Lalu Save
DDNS
- Masuk ke menu Advanced Setup > NAT > Virtual Servers
NAT
- Pilih Custom Server, Isi dengan Sembarang nama
- Masukkan IP address Komputer yang dijadikan Server (Harus satu Subnet dengan IP Modem), Tapi berhubung ada Mikrotik saya setting lewat NAT
- Pilih Port Yang mau di aktifkan, Misal disini Port 80 (Web Server) dan Port 8000 (Shoutcast Server), Lalu Save
6. Jadi deh, Komputer anda bisa di akses dari mana saja dengan alamat: http://serverdarurat.blogdns.net/ 
7. Kalau sudah punya domain sendiri
- masuk ke Manage domain Panel
- milih Manage DNS, Masuk menu c-name
- kosongkan host-nama untuk root domain
- isi value dengan: serverdarurat.blogdns.net
cname1
8. Selesai Deh.. Silahkan Coba server baru anda

Tapi Ingat.. ini hanya bersifat darurat semata, tidak dianjurkan untuk pemakaian komersial, karena alasan keamanan dan stabilitas koneksi, mengingat rata2 kecepatan Upstream koneksi di indonesia kecil..
Saya sudah coba dan dipakai selama satu minggu sebelum ahirnya memutuskan untuk membeli VPS (Virtual Private Server)

Internet

Fix Trouble Sharing Printer di Ubuntu

October 22nd, 2008

Bila rekan2 ada yang mengalami trouble ketika share printer di Ubuntu menggunakan CUPS, seperti kadang pada client terdapat printer yang statusnya jadi “Stopped”,
padahal di server printernya Idle
ini script yang bisa dijalankan, untuk koreksi hal tersebut :
#!/bin/bash
printererror=( $(cat /etc/cups/printers.conf | grep “State Stopped”) )
jumlaherror=${#printererror[*]}
if [ $jumlaherror -gt 0 ]
then
/bin/sed -i -e ‘/StateMessage/d’ -e ‘s/State Stopped/State Idle/’
/etc/cups/printers.conf
/etc/init.d/cupsys restart
exit
fi
exit
Script diatas dapat di pasang di cron dengan waktu pengecekan setiap menit.

Sumber: group id-ubuntu

Linux, Networking

Sharing Printer di Ubuntu

October 22nd, 2008

Hari ini nyoba instal beta Ubuntu 8.10 di kantor, setelah lama gak pegang linux ternyata lupa juga setting share printer dengan CUPS. setelah mengutak-atik lumayan lama, ahirnya ketemu juga caranya.

Dari pc yang telah terinstall ubuntu versi desktop, buka program terminal Applications > Accessories > Terminal. Ketikan:
$ sudo apt-get install gnome-cups-manager
[sudo] password for pct:(masukkan password)

kemudian jalankan aplikasi gnome-cups manager dari menu System > Administrations > Printing atau ketikan perintah berikut ini dari terminal:
$ sudo gnome-cups-manager
[sudo] password for pct:(masukkan password)

pada halaman utama gnome-cups-manager, jika sebelumnya belum menambahkan printer sama sekali, double klik icon New Printer untuk menambahkan sebuah printer baru.
maka akan muncul halaman Add a Printer. Pilih option Local or Detected Printer. Lalu klik Forward.
pilih tipe printer yang sesuai. misal printer Lq-2180, Setelah selesai klik Forward.
halaman berikutnya adalah halaman informasi printer. Isikan informasi printer yang dikehendaki, setelah selesai klik Apply.
setelah printer terkonfigurasi dengan baik anda dapat mengetest printer terlebih dahulu dengan cara klik kanan pada icon printer > properties. Dari halaman properties, klik print a test page untuk melihat hasil print out printer.
setelah test printing selesai, kembali ke menu utama gnome-cups-manager. Untuk meshare printer cukup pilih printer yang ingin dishare, lalu klik menu Global Setting > Share Printers. Jika keluar window dialog klik OK saja.
setelah men-setting printer share yang terdapat pada salah PC, pada contoh kali ini saya akan mencoba akses dari client yang menggunakan winxp. Buka windows explorer, pada address bar ketikan alamat ip komputer yang di share printernya misal
\\192.168.0.1

tidak seberapa lama pada windows explorer akan menampilkan printer yang telah dishare oleh PC ubuntu. Klik kanan icon printer > connect…

jika keluar window Connect to Printer, klik OK. Maka akan muncul window Add Printer Wizard. Pilih type printer, klik OK. Tunggu beberapa saat dan printer sudah terkoneksi pada PC client (winxp).
sekarang tinggal mencoba test printer dari PC client, semoga berhasil

Linux, Networking

Webhost ku down lagi

October 19th, 2008

Warning: mysql_connect() [function.mysql-connect]: Lost connection to MySQL server at ‘sending authentication information’, system error: 32 in /home/idwebhos/sites/idwebhost.com/public_html/includes/adodb/drivers/adodb-mysql.inc.php on line 319 Lost connection to MySQL server at ‘sending authentication information’, system error: 32Error while connecting to Database Server

Hari ini Pesan pesan semacam diatas, keluar berulang kali ketika mau masuk halaman manage service nya webhost, bahkan website utama dan dan web cpanel semuaa domainku yang ber host di sana tidak bisa dibuka,. padahal rencananya mumpung hari minggu bisa maintenance website website ku, dan rencananya juga mau testing publish server shoutcast & ftp komputer rumah ke salah satu domain. mau ngubah C-NAME, name server ke dns saya, gak bisa deh..
daripada sebel coba2 terus gak da salahnya nge blog dulu. :-(

Internet, Review

Ethernet over IP (EoIP)

October 17th, 2008

Ethernet over IP (EoIP) Tunnel Interface

Overview

Ethernet over IP (EoIP) Tunneling is a MikroTik RouterOS protocol that creates an Ethernet tunnel between two routers on top of an IP connection. The EoIP interface appears as an Ethernet interface. When the bridging function of the router is enabled, all Ethernet level traffic (all Ethernet protocols) will be bridged just as if there where a physical Ethernet interface and cable between the two routers (with bridging enabled). This protocol makes multiple network schemes possible.

Network setups with EoIP interfaces:

* Possibility to bridge LANs over the Internet

* Possibility to bridge LANs over encrypted tunnels

* Possibility to bridge LANs over 802.11b ‘ad-hoc’ wireless networks

Specifications

Packages required : None

License required : Basic (DEMO license is limited to 4 tunnels)

Home menu level : /interface eoip

Standards and Technologies : GRE (RFC1701)

Hardware usage: not significant

Related Documents

Software Package Installation and Upgrading

IP Addresses and Address Resolution Protocol (ARP)

Bridge Interfaces

PPTP (Point to Point Tunnel Protocol) Interface

Description

An EoIP interface should be configured on two routers that have the possibility for an IP level connection. The EoIP tunnel may run over an IPIP tunnel, a PPTP 128bit encrypted tunnel, a PPPoE connection, or any connection that transports IP.

Specific Properties:

* Each EoIP tunnel interface can connect with one remote router which has a corresponding interface configured with the same ‘Tunnel ID’.

* The EoIP interface appears as an Ethernet interface under the interface list.

* This interface supports all features of and Ethernet interface. IP addresses and other tunnels may be run over the interface.

* The EoIP protocol encapsulates Ethernet frames in GRE (IP protocol number 47) packets (just like PPTP) and sends them to the remote side of the EoIP tunnel.

* Maximal count of EoIP tunnels is 65536.

EoIP Setup

Menangapi banyaknya pertanyaan lewat YM pada artikel sebelumya mengenai Ethernet Over IP (EoIP) Pada Mikrotik Router, Pada artikel ini saya akan membahas bagaimana membuat tunnel EoIP over a PPtP connection, dalam kata lain EIoP dilakukan di dalam koneksi PPtP (VPN) yang kemudian di Bridge dengan Local Network. Dengan cara seperti ini kita serasa memiliki jaringan Lokal (Bridge) di dalam VPN yang Secure melalui Internet. Gambarannya seperti ini…

EoIP pada Mikrotik merupakan cara bridging ethernet traffic over a routed public network. Kendala utama ketika mengunakan EoIP sebagai VPN yaitu tidak data not encrypted.

Okey.. Langsung saja saya mencoba menjelaskan bagaimana melakukan setting EiOP over secure PPtP tunnel, kali ini saya menggunakan Mikrotik RouterOS V5 beta 5.

Pertama buat koneksi pptp antar router dulu
Router A:

/interface pptp-server server set enabled=yes

/ppp secret add name=”test” service=pptp password=”1234″ \local-address=192.168.0.1 remote-address=192.168.0.2 \disabled=no

Ini adalah konfigurasi Server PPtP Tunnel Untuk Router A. Router A harus terhubung dengan internet yang mempunyai 1 IP public,

Router B:

/interface pptp-clientadd name=”pptp-tunnel1″ connect-to=xxx.xxx.xxx.xxx \user=”test” password=”1234″ \profile=default-encryption add-default-route=no \disabled=no

Ini adalah konfigurasi client PPtP Tunnel Untuk Router B dimana xxx.xxx.xxx.xxx adalah IP public Router A. The profile section is a default setting

Sekarang kedua router telah terkoneksi melalui VPN, kita tinggal menseting EoIP tunnel untuk masing2 router, caranya:

Router A:

/interface eoip add name=mytunnel remote-address=192.168.0.2 \

tunnel-id=101 disabled=no

Router B:

/interface eoip add name=mytunnel remote-address=192.168.0.1 \

tunnel-id=101 disabled=no

It is very important that the tunnel-id / name (dalam contoh diatas =mytunnel) harus sama pada setiap router

Kemudian, kita perlu melakukan bridging interface EoIP dengan Interface jaringan Lokal (caranya sama untuk setiap router), caranya buat interface bridge baru dengan nama ‘bridge1′

/interface bridge add name=bridge1

Kemudian set up the bridge ports. diasumsikan LAN side of the Mikrotik routers adalah interface Ether1.

/interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether1

/interface bridge port add bridge=bridge1 interface=mytunnel

Okay lakukan bridge tersebit pada router B dengan cara yang sama, dan sampai sini kita sudah berhasil membuat bridge di dalam EoIP, kita tinggal menseting ip di masing2 router dengan subnet yang sama.

Okay.. Semoga bermanfaat

Internet, Linux, Mikrotik, Networking

Coba login ke suatu situs Tanpa Daftar

October 1st, 2008

www.bugmenot.com satu lagi situs yang perlu di coba buat kamu yang suka memanfatkan service yang diberikan oleh suatu website, yang biasanya kita harus mendaftar dahulu sebelum dapat menggunakan service tersebut, baik itu yang FREE maupun Berbayar. Nah situs www.bugmenot.com mempunyai database2 login dari ribuaan situs yang ada di dunia maya.. Sebelum kita bener2 mendaftar ke sebuah situs, gak ada salahnya kita mencoba dulu. coba aja deh.

Info, Internet

Freeware For O2 Stealth – Windows Mobile 5

July 28th, 2008

Setelah hampir 5 bulan, O2 ku pecah dan menggunakan HP lainnya yang ber OS Symbian, ternyata repot juga karena fitur Symbian tidak selengkap Windows mobile. Ahirnya melirik juga pada sebuah ponsel PDA 02 yang murah meriah yang sudah dilengkapi OS Windows Mobile 5

Nah Untuk software nya yang geratis 2.. Bisa di download di http://freewareppc.com/

Internet, Mobile, Software